Laman

Rabu, 21 April 2010

Irama Desa


Irama Desa

Kenanganku melayang setelah mengajarkan lagu ini. Lagu yang memberikan gambaran tentang sebuah dusun atau desa yang berada dibalik sebuah gunung. Lagu ini sungguh menyentuh, dengan syair sederhana tapi bermakna dalam. Tersusun indah syairnya yang menggambarkan sebuah kesunyian, keheningan, ketenangan, ketentraman yang dilingkupi oleh kedamaian. Sebagai orang yang pernah merasakan tinggal di suatu desa yang jauh dari hingar bingarnya keramaian kota, tentunya lagu ini banyak menggugah kenangan – kenangan indah waktu tinggal di desa. Seperti merasakan hembusan angin sawah, menikmati aroma tanah kering yang tersiram air hujan, mendengar gemericik aliran air, menggembalakan kerbau di sawah, mencari anak – anak burung, mencari jangkrik, bermain layang – layang, bermain serunai, memanen padi, mencari ikan dan masih banyak lagi lainnya. Kesunyiaan, ketenangan dan kedamaian itulah yang sekarang ini menjadi dambaan setiap kaum perantauan yang tinggal di kota – kota besar. Dimana mereka setiap saat harus berjuang keras untuk dapat bertahan hidup, memperjuangkan ekonomi keluarga agar tetap dapat mencukupi kebutuhan seluruh keluarga.

Saya sangat menikmati lagu ini ketika dinyanyikan anak – anak. Sebelum mengajarkannya saya bercerita sedikit kepada anak – anak tentang bagaimana desa dengan segala yang ada di dalamnya. Saya berharap mereka memiliki fantasi keindahan tentang desa dan akhirnya mampu menyanyikan lagu ini dengan ekspresi yang sesuai. Selain berharap mereka memiliki fantasi tentang keindahan desa, saya ingin menanamkan rasa kecintaan terhadap alam negrinya sendiri yaitu Indonesia. Di tengah derasnya arus informasi dan hiburan yang ada saat ini, saya sangat prihatin, karena anak – anak sekarang ini sangat miskin dengan lagunya sendiri. Mereka tidak memiliki lagu yang sesuai dengan perkembangan jiwanya. Industri musik yang ada sekarang ini, lebih banyak mengarah kepada penciptaan lagu – lagu untuk remaja dan dewasa. Karena kemiskinan lagu tersebut akhirnya anak- anak itu lebih banyak menyanyikan lagu – lagu yang memang belum pas untuk mereka nyanyikan. Anak – anak lebih mengenal group – group band seperti Peterpan, Ungu, Wali, Changcuters, Gigi dan lain – lainnya, daripada pencipta lagu anak – anak seperti, Ibu Sud, AT. Mahmud, Pak Dal dan Ibu – Pak Kasur.

Lagu anak – anak yang sekarang ini seperti berhenti, ada bebarapa yang muncul tapi masih sangat jauh dari harapan. Sepertinya para pencipta lagu takut tidak laku lagunya kalau menciptakan lagu untuk anak – anak. Karena group – group band yang sekarang ini sudah terlanjur dikenal dan digandrungi oleh anak – anak, ada baiknya jika mereka menciptakan satu atau dua buah lagu dalam setiap mengeluarkan albumnya, jika hal ini dilaksanakan saya yakin anak – anak tidak akan miskin lagi dengan lagunya. Semoga……

4 komentar:

  1. Apa jawaban anda benar. Terus kan saya nanya nya apa makna yang terkandung dalam lagu irama desa emang nya gak tau katanya tau ih saya marah kalau gak ada saya gak mau pakai lagi aplikasi gogle dan akan bilang ketemen saya kalau aplikasi gogle gak bermutu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tolol kamu namanya,ini hanya Jawaban dan Gagasan dari sang Penulis mau benar atau salahnya tergantung kita,dan terlebih lagi kalau goblok mohon jangan diperlihatkan,anda bilang aplikasi google tak bermutu tapi anda sering bermain instagram dan searching informasi melewati google,dahlah...

      Hapus