Laman

Selasa, 12 April 2011

SERIAL BANG UDIN

1. JURUSAN MANA

Hari sudah agak siang, tapi Bang Udin masih berdiri ragu di sebuah halte. Tiba2 datang sebuah bis tingkat, dan kondektur meneriakkan jurusan bis itu. Bang Udin pun bertanya kepada kondektur," Jurusan mana bis ini Bang" karena sudah teriak dari tadi dengan sedikit sewot kondektur menjawab," Gak denger ya ini jurusan Grogol". Bang Udin nanya lagi," Kalau yang atas jurusan mana...?"

2. SURAT

Bang Udin, sore ini pergi mengaji agak jauh dari rumahnya. Oleh karena itu ia membawa motor. Ditengah jalan ia dicegat seorang polisi. "Selamat malam Pak,.. bisa lihat surat-suratnya?" Surat apa Pak,"jawab Bang Udin. "Ya surat-surat kendaraan ini"Jelas Pak Polisi. Bang Udin melanjutkan," Kalau surat kendaraan gak ada Pak, Tapi kalau surat Yasin, surat Al Waqiah, surat Ar Rahman ada, bapak mau pilih yang mana?

3. DONGENG MASA MUDA

Bapaknya Bang Ali alias engkongnya Aliudin lagi crita tentang masa mudanya. Dengan bangganya ia crita ama cucunya si Aliudin. "Suatu malam, waktu engkong masih muda dulu, engkong pulang sendirian, lewat jalan yang gelap ame sepi. Tiba-tiba engkong di hadang oleh lima orang perampok. Dengan gagah engkong lawan tuh mereka berlima ampe terjadi perkelahian yang seru. Kan kong punya jurus2 rahasia, akhirnya 4 orang perampok itu engkong bikin babak belur"
Aliudin: "Wah, hebat banget engkong jago dong! Trus perampok yg satunya lagi gimana kong?"
Engkong pun jawab sambil berbisik: "Sttttsss..... yang satu itu nyang bikin kong masuk rumah sakit"

4. BAYI TERTINGGAL

Bang Udin lagi diri di halte bus.. ia melihat seorang ibu muda terburu-buru turun dari bis, tapi dengan belahan atasnya agak tersingkap sehingga terlihatlah menyembul satu bagian yang seharusnya tertutup. Dengan memperhatikan secara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya Bang Udinpun menegurnya,"maaf Ibu itunya terlihat" Si Ibupun terkejut... Yah bayi saya tertinggal di bis...

5. LUPA

Bang Udin melihat seorang kakek-kakek menangis dipinggir jalan. Ia pun menghampiri dan bertanya, ""Kenapa kong,, kok nangis disini"
Sambil menangis sang kakek menjawab," Kong keingetan ama istri kong yang no. 4, orangnya masih muda, cantik, pinter masak dan perhatian banget ama nkong"
Dengan masih bingung Bang Udin bertanya lagi
"lalu apa masalahnya?, kenapa kong malah nangis gitu, kong harusnya sangat bersyukur??"
Dengan menangis makin keras sang kakekpun menjawab:
"KONG LUPA DI MANA RUMAHnya BINI KONG YANG KE 4 ITU!!!! "

Tidak ada komentar:

Posting Komentar